Mengenal Fungsi Taman Klasik di Semarang dan Kota Lain

5/5 - (2 votes)

Berbagai konsep taman dibuat untuk menambah keindahan suatu area. Bisa di dalam hunian pribadi, kompleks perumahan, perkantoran, tengah kota, sekolah dan sebagainya. Fungsi taman paling utama adalah sebagai ruang hijau.

Selain itu, desain eksterior seperti ini juga digunakan untuk mempercantik lingkungan. Sehingga area yang mulanya terasa penuh, sesak, dan terdapat banyak polusi udara, maka kondisinya menjadi lebih bersih dan sehat.

Indonesia sebagai Negara tropis tidak akan kehabisan jenis tumbuhan unik. Sangat mudah membuat suatu area hijau. Selain didukung keanekaragaman tumbuhan atau flora asli, juga iklim yang menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.

Keanekaragaman tersebut menjadi ide untuk membuat taman bernuansa klasik. Selain memiliki fungsi penghijauan, pelestarian lingkungan, budaya dan nilai estetika. Nuansa klasik melengkapi keberagaman konsep yang saat ini makin berkembang pesat.

Fungsi Taman Klasik secara Umum

Taman dengan konsep klasik lebih difungsikan secara estetik. Menambah tampilan suatu tempat supaya tampak lebih indah dengan penekanan sisi tempo dulu. Konsep seperti ini mudah menarik minat pengunjung yang datang.

Baik itu untuk sekedar foto atau bersantai. Sehingga tidak heran bila konsep klasik untuk sebuah area hijau banyak dibuat di rumah-rumah mewah, tempat wisata, area perkotaan, situs peninggalan era sejarah.

Tujuannya untuk mengingat suatu momen khusus dan bernostalgia. Menghadirkan suasana baru di tengah modernitas. Namun tidak menghilangkan fungsi utama yaitu sebagai ruang terbuka hijau. Memberikan kesejukan di tengah terik matahari.

Selain itu, panas udara area perkotaan juga dapat diatasi dengan adanya taman seperti itu. Menariknya adalah saat ini varian tanaman untuk menanam taman klasik terlihat semakin lengkap dan banyak pilihannya.

Tanaman khas tempo dulu seperti palm, bonsai, pakis berpadu dengan berbagai ornamen. Umumnya digunakan kursi besi ukir, lampu khas tempo dulu, batu-batuan, air terjun buatan atau kolam. Semuanya sangat lengkap.

Jasa Tukang Taman Semarang Garden Center

Fungsi Taman Klasik di Kota Semarang

Di kota Semarang banyak dijumpai taman yang pasti sudah populer bagi Anda. Taman Indraprasta, Sompok, Rinjani, Brumbungan dan sebagainya. Fungsi utamanya adalah sebagai lansekap, pelestarian lingkungan serta memperindah kota.

Tidak jarang digunakan sebagai tempat rekreasi, relaksasi, sebab menyajikan kesejukan di tengah penat. Semakin menarik perhatian pengunjung ketika dibuat dalam konsep klasik. Sehingga tidak hanya menikmati udara segar namun memiliki efek secara psikologis.

Suasana tempo dulu menghadirkan ketenangan serta memori khusus. Terutama di Semarang yang dikenal sebagai Little Netherland. Daerah Kota Lama Semarang bahkan memiliki nilai historis masa pendudukan kolonial Belanda.

Anda dapat menemukan suasana berbeda jika datang langsung ke taman Srigunting. Fungsi relaksasi sekaligus pelestarian lingkungan dan nilai sejarah merupakan paket lengkap yang disajikan. Sehingga dimanfaatkan sebagai area rekreasi dan mengabadikan moment dengan berfoto.

Baca : Keunikan Taman Mediterania di Semarang yang Membuatnya Indah

Perbedaan Taman Klasik Semarang dengan Kota Lain

Setiap kota memiliki ciri khas masing-masing. Sama-sama berkonsep klasik tentu berbeda antara Semarang dengan Solo atau lainnya. Solo banyak menggunakan elemen tanah seperti batu bata, ornamen gerabah, patung batik pada konsep klasik.

Begitu juga dengan tempat lain, pasti menonjolkan sisi historis masing-masing. Dikombinasikan dengan tanaman penghijauan untuk area pusat kota. Secara umum lokasi unik dan berbeda dari sekitarnya menjadi daya tarik bagi masyarakat.

Lihat : Fungsionalitas Taman Atap di Semarang yang Unik

Kriteria “tempo dulu” bagi setiap daerah bisa saja berbeda. Selain Solo, Bali juga memiliki ciri khas kental dengan nuansa budaya dan adat istiadat. Konsep klasik selalu menghadirkan patung, gapura, tanaman khas kamboja bali.

Secara tidak langsung hadirnya penataan sebuah taman dengan nuansa klasik suatu daerah menegaskan identitas. Anda bisa merasakan seperti di Bali ketika mendapati taman ala Bali meski sedang berada di tempat lain.