Fungsionalitas Taman Jepang di Semarang Dan Dengan Kota Lain

5/5 - (2 votes)

Jepang menjadi salah satu negara maju yang masih mempedulikan kelestarian lingkungan. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya rumah atau bangunan di Jepang yang menampilkan taman indah dan asri dengan konsep yang unik.

Untuk melihat taman Jepang, Anda tidak perlu terbang ke negara tetangga karena di Kota Semarang sudah ada tempat wisata yang menampilkan ikon dari berbagai negara dan Jepang menyuguhkan tampilan taman dengan tanaman sakura.

Konsep Taman Jepang

Taman bergaya tradisional Jepang ini menerapkan salah satu teknik dalam pembuatan taman, yaitu permainan perspektif. Teknik ini bisa membuat area taman terlihat lebih besar dari luas yang sebenarnya.

Konsep khas taman Jepang adalah garis garis yang sengaja dibuat asimetris agar tidak ada satu elemen yang mendominasi taman. Jika ada titik fokus pada taman, titik tersebut biasanya akan digeser agar tidak berada tepat di tengah taman.

Membicarakan taman Jepang, pasti kita langsung tertuju pada bambu, tanaman yang asri, air mengalir, bebatuan, jembatan, dan lain sebagainya. Konsep taman Jepang memang terlihat unik namun memenuhi semua unsur alam yang dibutuhkan.

Hal ini terlihat dari berbagai elemen utama yang diperlukan dalam pembuatan taman Jepang agar fungsinya tercapai dengan optimal.

Jasa Tukang Taman Semarang Garden Center

Elemen Utama yang Diperlukan dalam Pembangunan

Taman Jepang memiliki beberapa elemen khusus yang membuatnya berbeda dengan taman-taman dari negara atau kota lain. Dalam pembuatan taman Jepang, tentu saja harus menyertakan beberapa atau bahkan semua elemen yang ada.

Paling tidak, Anda bisa menyertakan elemen dasar taman Jepang, seperti air, tanaman dan batu. Untuk penjelasan lebih lengkapnya mengenai elemen taman Jepang, berikut ulasannya.

  1. Air

Elemen dasar yang satu ini menggambarkan sumber kehidupan. Air yang ada di taman tidak hanya digunakan untuk mempercantik tampilan, tapi juga untuk menyucikan benda dunia profan sebelum memasuki kawasan yang dianggap sakral.

  1. Tanaman

Elemen dasar selanjutnya adalah tanaman yang melambangkan kehidupan manusia yang tumbuh seiring musim, lalu menjadi tua dan mati. Tanaman di taman Jepang memiliki ciri khas berupa tanaman berdaun hijau, pohon maupun padang rumput.

  1. Batu

Batu juga menjadi salah satu elemen dasar dari taman Jepang dan merupakan simbol dari keabadian. Batu-batu ini nantinya akan disusun menyerupai bentuk alam, seperti air terjun, pegunungan hingga pemandangan laut.

Setiap ukuran dan jenis batu memiliki fungsi yang berbeda-beda, seperti batu berukuran sedang sebagai pijakan, sedangkan batu ubin untuk menutup jalan setapak.

Baca : Taman Bunga Warna Warni sebagai Pemanis Kota Semarang

Fungsi Taman Jepang untuk Resapan Air

Taman Jepang identik dengan suasana alam yang asri jadi tidak heran jika pembuatan taman ini melibatkan air, tanaman dan batu. Konsep taman seperti ini cocok untuk pusat kota atau kawasan industri yang terlihat tandus.

Sebagian banyak kota mungkin memanfaatkan taman Jepang sebagai destinasi wisata, tapi Kota Semarang membutuhkan lahan resapan air yang lebih luas, mengingat banyaknya kawasan industri yang menutup lahan tanah dari air.

Secara tampilan, taman Jepang memang bisa digunakan untuk mempercantik kota atau wilayah tertentu di Semarang. Namun, taman Jepang memiliki fungsi utama sebagai lahan resapan air sekaligus bisa mencegah terjadinya banjir.

Lihat : Inilah Manfaat Landscape Taman Rumah di Semarang

Kurangnya lahan resapan air di Kota Semarang membuatnya sering mengalami banjir. Itulah mengapa kota ini membutuhkan taman Jepang untuk menambah lahan air resapan, apalagi dengan konsep taman yang mengutamakan alam yang asri.

Pentingnya fungsi taman Jepang untuk menambah lahan resapan air di Semarang, membuat berbagai pihak harus bekerja sama untuk mengembangkannya. Dengan begitu, Semarang akan memiliki lahan resapan air yang lebih luas dari sebelumnya.